muhasabah cinta

Posted by ikmahikmeh Rabu, 27 Februari 2013 0 komentar
Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu


Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi....
Muhasabah cintaku...

Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

Baca Selengkapnya ....

air mataa .. zzzz

Posted by ikmahikmeh 0 komentar
Tak ada kisah tentang cinta Yang bisa terhindar dari air mata..Namun ku coba menerima, hatiku membuka..Siap untuk terluka
Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati..Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti...Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci..Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar...Dari pahitnya cintaNamun ku pilih begini, biar ku terima...Sakit demi jalani cinta
Hanya kamu yang bisa...Bisa membuatku rela Rela menangis karenamu

Baca Selengkapnya ....

Maafkan aku..

Posted by ikmahikmeh 0 komentar

“Andai Al-Qur’an Bisa bicara”

Waktu engkau masih kanak kanak kau laksana kawan sejatiku
dengan berwudu` aku..kau pegang dengan mesra
aku kau junjung tinggi…dan aku..kau baca dan kau pelajari..
setelah selesai..aku kau cium mesra

sekarang engkau telah dewasa
nampak nya kau tak berminat lagi padaku..
apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah?
menurutmu aku hanya bacaan yang tak menambah pengetahuan mu?
atau aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang kau lupa dimana menyimpannya
kadangkala aku hanya sebagai perhiasan rumahmu..
kadangkala aku di jadikan mas kawin agar engkau di anggap bertakwa
kini aku lebih banyak tersingkir
di biarkan sendirian dalam kesepian
di atas lemari…..di dalam laci……aku engkau pendamkan
dulu pagi pagi surah surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
sore harinya aku kau baca beramai ramai bersama temanmu di surau
sekarang
pagi pagi sambil minum kopi engkau baca koran
atau menonton berita tv
waktu senggang kau sempatkan membaca buku karangan manusia
sedangkan aku yang berisi ayat ayat allah yang maha perkasa engkau campakkan
engkau abaikan dan engkau lupakan
waktu berangkat kerjapun engkau lupa membaca pembuka surah ku
di perjalan kau lebih asyik menikmati musik duniawi
tidak ada kaset ayat allah yang terdapat padaku di laci mobilmu
sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju pada stasiun radio favoritmu
aku tau kalau itu bukan stasiun radio yang biasa melantun ayatku
di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum mulai kerja
di kamputermu pun kau putar musik favoritmu
email temanmu yang ada ayat ayat ku kadang kau abaikan
kau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
benarlah dugaan ku kini
kau telah melupakan ku
bila malam tiba kau tahan nongkrong berjam jam di depan laptop
menonton pertandingan liga bola,musik atau film dan sinetron laga
di depan kamputer kau berjam jam bisa duduk…
hanya membaca berita murahan dan gambar sampah
waktupun semakin berlalu
aku semakin usang dalam lemari
mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu.
se ingat ku hanya awal ramadhan kau membaca ku kembali
itupun hanya beberapa lembar dariku
dengan suara lafaz yang tidak semerdu dulu
engkaupun kini terbata bata
dan tidak lancar lagi membacaku
apakah koran,tv,kamputer dan radio dapat memberi pertolongan.
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
dan kamu akan di periksa oleh maaikat suruhannya
hanya dengan ayat ayat allah yang terdapat padaku
engkau selamat melaluinya.
sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu
setiap waktu berlalu kurang lah jatah umurmu.
dan akhirnya kubur senantiasa menunggu kedatanganmu
engkau bisa kembali kepada tuhanmu sewaktu waktu
apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu
bila engkau baca selalu dan kau hayati
di kuburmu nanti aku akan datang sebagai pemuda tampan yang akan membela dirimu.
bukan koran dan tv yang akan membantumu
tapi akulah al qur`an kitb sucimu
yang senantiasa setia dan melindungimu
peganglah aku lagi
bacalah kembali aku setiap hari
karena ayat ayat yang ada padaku adalah ayat suci
yang datang dari allah yang maha suci
yang disampaikan oleh jibril kepada muhammad rasulullah
keluarkan lah segera aku dari lemari atau lacimu
jangan lupa bawa kaset yang ada ayat ku dalam laci mobilmu
letakkan aku di depan meja kerjamu
agar engkau senantiasa mengingat tuhanmu
sentuh lah aku lagi
baca dan pelajari aku
sebagaimana engkau dahulu masih kecil
jangan biarkan aku sendiri dalam kesepian...

Subhanallah.. sahabat, marilah kita membuka Al-quran kita lagi, kita baca lagi, kita pahami lagi artinya dan kita mencoba untuk menghafalkannya :) semangat kawaann !!! HAMASAH .. twitter : @hikmah_p

Baca Selengkapnya ....

dulu.. dulu..

Posted by ikmahikmeh 0 komentar
Dulu…ingatkah kau kawan..
Awal kita berkenalan..
Entah kenapa aku langsung merasakan kedekatan..
Padahal diantara kita belum pernah terjadi pertemuan..
Tapi mungkin karena kita sama-sama orang dari perantauan..

Dulu…aku kagum karena kau punya banyak kesibukan..
Katamu kuliah itu tak boleh hanya kuliah-kost-kantin+pacaran..
Kau bahkan aktif hampir di semua organisasi kemahasiswaan..
Jabatan yang kau pegang pun bukan jabatan sembarangan..
Hingga semua orang yang kau temui selalu memberi pujian..
Di kalangan rohis kau bahkan menjadi ikhwan pujaan..

Masih kuingat…
Dulu kau begitu teguh menjaga hijab..
Dulu kau begitu kuat menjaga pandangan yang khianat…
Tapi sekarang aku melihatmu tak lagi malu saling melihat..
Bahkan tak lagi menjaga pada mereka yang suka mengumbar aurat…

Dulu kau anti sentuhan wanita…
Jika tersentuh pun kau langsung mensucikannya..
Tapi kenapa sekarang kau tak malu jalan beriringan dengan mereka?
Bahkan kau tak segan berboncengan motor berdua..

Dulu kau agresif mengajakku ikut kajian pekanan..
Minimal ikut dulu  ta’lim bulanan…
Kau bilang itu penting sebagai penjaga iman..
Agar tak mudah jatuh dalam godaan syaitan…
Tapi kenapa sekarang kulihat kau malah jarang datang?

Konon kudengar liqo-mu sudah lama tak berjalan..
Bahkan amanah-mu pun sudah mulai kau abaikan..
Apakah kini kau mulai futur kawan?
Jika ku ajak kau selalu menghindar dengan berbagai alasan…

Dulu kau banyak bercerita tentang indahnya perjuangan…
Kau bilang dakwah ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan..
Tapi kenapa kini kau memilih untuk mundur ke belakang?
Dan kau memilih bergabung bersama mereka yang telah berguguran..
Dijalan dakwah yang telah banyak memberimu kenangan?
Duhai kawan..
Mana ilmu-ilmu kajian yang dulu sering kita diskusikan?
Apakah semua itu telah hilang tanpa bekas ditelan kefuturan?
Bahkan tak bersisa sedikitpun hingga kau tenggelam dalam kemaksiatan?

Saat kutanya kau hanya memberi jawaban..
Bahwa kini kita tak lagi sama sepemikiran..
Kita kini telah berbeda haluan dan tujuan…
Kesibukan sana sini membuatmu kelelahan dan kehabisan waktu luang..
Itu membuatmu jarang berkumpul dengan teman seperjuangan..
Hingga akhirnya godaan tak mampu membuatmu bertahan..

Ah…apakah ini akhir dari jalinan persaudaraan?
Hingga akhirnya kita harus saling berjauhan?
Aku merindukanmu kawan…
Dibarisan para pejuang…
Di kajian pekanan kita yang telah sering kau lewatkan..
Di tengah waktu saat kita saling menjaga bacaan alqur’an..
Disaat kita saling menyetor hafalan..
Dan disaat kita saling mengingatkan dalam kebaikan..

Baca Selengkapnya ....
Posted by ikmahikmeh Selasa, 26 Februari 2013 0 komentar


Baca Selengkapnya ....
Posted by ikmahikmeh 0 komentar
Astagfirullah, kaget banget baca tulisan : selangkah wanita keluar dari rumahnya tanpa menutup aurat, maka selangkah juga ayah atau kakak laki-lakinya mampir ke neraka.. Jeggerrrr !!!! apa benar seperti itu ?? maafkan hambamu ini yaaa rabb ..

Baca Selengkapnya ....

ya rabb, kuatkanlah

Posted by ikmahikmeh 0 komentar

Baca Selengkapnya ....
Posted by ikmahikmeh 0 komentar

Baca Selengkapnya ....
Posted by ikmahikmeh 0 komentar

Baca Selengkapnya ....

hidup ini..

Posted by ikmahikmeh Jumat, 15 Februari 2013 0 komentar
hai kawan, hidup ini...sebenarnya amat sangat sederhana.. taapi, kita merumitkannya dengan rencana yang tidak kita laksanakan, dengan janji yang tidak kita tepati, dengan kewajiban yg tidak kita jalankan dan dengan larangan yang kita langgar .

Baca Selengkapnya ....
credit for cara membuat email - Copyright of prihatini hikmah.